21 April 2009

Mencegah dan Menangani Flu Singapura

Penyakit Flu Singapura dalam istilah kedokteran disebut penyakit kaki, tangan, dan mulut / KTM (hand, foot, and mouth disease/HFMD). Penderita penyakit ini disebabkan oleh RNA. Penularannya biasanya melalui kontak langsung dengan kulit penderita, lewat udara, lewat percikan air liur, urine, dan feses. Penyakit KTM termasuk new emerging disease (penyakit infeksi baru) yang virusnya belum pernah diisolasi. Sampai saat ini belum ada imunisasi untuk mencegah penyakit ini.

Penyakit Flu Singapura kerap terjadi pada kelompok masyarakat yang padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun ( kadang sampai 10 tahun ). Orang dewasa umumnya lebih kebal terhadap enterovirus, meskipun bisa juga terkena penyakit ini.

Gejala Ringan :
Flu biasa, yakni demam, batuk, pilek, pegal-pegal, dan mudah lelah.
Munculnya sariawan di rongga mulut dan bercak-bercak merah berair, seperti cacar di telapak tangan dan kaki, khasnya adalah di antara sela-sela jari.
Penderia biasanya disertai infeksi sekunder, seperti diare, muntah, dehidrasi, dan lemah atau komplikasi lain.

Gejala Berat :
Demam tinggi dengan suhu lebih dari 39 C.
Demam tidak turun-turun.
Takikardia (nadi menjadi cepat).
Takipneu, yaitu napas jadi cepat dan sesak .
Malas makan, muntah, atau diare berulang dengan dehidrasi .
Letargi, lemas, dan mengantuk terus.
Nyeri pada leher, lengan, dan kaki.
Kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf kranial.
Keringat dingin.
Fotofobia (tidak tahan melihat sinar).
Ketegangan pada daerah perut.
Halusinasi atau gangguan kesadaran.

Pencegahan dan Penanganan:
Menjaga kebersihan dan sanitasi yang sehat dan higiene.
Menjaga kesehatan badan, cuci tangan, desinfeksi peralatan makanan, mainan, handuk yang memungkinkan terkontaminasi.
Bawa ke puskesmas atau rumah sakit jika terjadi gejala-gajala penyakit ini, dan beristirahat yang cukup.
Perbanyak minum air putih, agar tidak dehidrasi.
Mengonsumsi multivitamin agar daya tahun tubuh kuat.
Jika ada penderita, sebaiknya jangan berkatifitas diluar rumah dahulu, karena akan memicu penularan penyakit ini.
Penyakit ini umumnya akan membaik sendiri dalam 7-10 hari, dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.
Jika terjadi gejala berat maka penderita perlu mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Sumber :
www.tipskeluarga.com &
www.depkes.go.id

1 komentar:

Anonim mengatakan...

hm...
kalo flu babi gimana..?

emang sih, kemungkinan kita untuk kena, kecil..
tapi yang kecil itu bisa jadi gede kan, karna kita ga hanya bergaul dengan orang2 yang ga makan ato nyentuh ato berhubungan dengan babi.

ayo.. ayo..

gimana..????

Poskan Komentar

 

Recent Posts

Media Kita Copyright © 2009 FreshBrown is Designed by Simran Modified by Arif Budi Setyawan